Luv Indonesian Culinary - luvinary.com

Gunung Salak

Gunung Salak dibentuk di atas endapan batuan hasil kegiatan pra Gunung Salak, masih dapat diamati berbentuk perbukitan tua yang terpisah-pisah seperti Gunung Peuteuy, Gunung Menir, Gunung Menyan dan Gunung Cileueur. Bukit-bukit tersebut terletak di sebelah utara dan barat laut, terdiri dari lava andesit, breksi tuf dan lava kaca. Di sebelah barat tersingkap berupa lava berkomposisi basaltik berwarna hitam gelap, singkapan yang baik terdapat pada aliran Cikuluwung dan Cisalada di bagian hulu, pada dasar dan tepi sungai singkapan berupa lava berstruktur kekar lempeng dan di bagian hulu singkapannya, berupa breksi lava.

Beberapa ahli mengatakan bahwa Gunung Salak termasuk gunung api tipe B dengan alasan gunung tersebut berada dalam tingkat solfatara. Gunung Salak pernah meletus setelah tahun 1600 dan letusan terakhir terjadi pada tahun 1983 sekalipun hanya berupa letusan preatik di kawah Cikaluwuung Putri. 

Gunung yang sangat asri, lengkap dengan cerita dan mitos metafisikanya yang sangat kental menjadikannya gunung ini masih tetap alami serta terselubung oleh kabut misteri yang kuat dan belum terpecahkan sampai saat sekarang.

Kawasan Gunung Salak berjarak 35 km dari kota Bogor dapat ditempuh dengan waktu 1 jam dengan kendaraan melalui jalan propinsi. Untuk menuju lokasi kawasan pariwisata itu dapat melalui dua jalur melalui desa Cibatok kecamatan Cibungbulang dan desa Cikampak kecamatan Ciampea.